Tuesday, April 22, 2014

Oleh : Zubaidah Ningsih AS

Ok, kita lanjutkan dongengnya...menjawab pertanyaan selanjutnya

7. Apakah semua Nasrani benar2 ingin menghancurkan muslim?

Tidak. Seorang pemuka Nasrani Raymond of Tiberians adalah salah satu tokoh Nasrani yang menentang perang salib. Dia pernah menjadi tawanan Nurudeen Zengi. Pada saat ditawan itulah Raymond merasakan propaganda bahwa Islam itu buruk tidaklah benar. Dia bisa melihat kebaikan hati para muslim. Dia bahkan bisa berbahasa Arab mengingat sebagian besar masa hidupnya dihabiskan di Middle East. Raymond ini kemudian menjadi teman Salahudeen. Berbeda dengan Raymond, seorang pemuka Nasrani Reynold of Chatillon sangat membenci Islam dimana dia mendapat dukungan penuh dari Templar Knights. Reynald ini sangat kuat pengaruhnya sehingga mampu menyetir Sang Raja yang lemah. Pada suatu insiden, Reynald pernah menghina Nabi Muhammad SAW. Mendengar insiden ini, Salahudeen bersumpah akan membunuh Reynald dengan tangannya sendiri.

8. Bagaimanakah perang salib II akhirnya berakhir?

Salahudeen menyadari cepat atau lambat perang akan terjadi antara kaum muslim dengan tentara salib. Apalagi pengingkaran perjanjian oleh Reynald of Chatillon yang kerap kali mengkhianati perjanjian antara Muslim dan Nasrani semakin membuat geram Salahudeen. Salah satu tindakan jahat Reynald adalah menyerang karavan milik Salahudeen dimana adik perempuan Salahudeen ada di dalam karavan ini. Reynald yang didukung Raja Guy of Lusignan telah membuat Salahudeen naik pitam.

Memanfaatkan kelemahan tentara salib dalam melakukan peperangan di daerah gurun, Salahudeen kemudian membuat strategi untuk menggiring tentara salib ke gurun. Kastil Raymond of Tiberians yang didiami istri Raymond diumumkan telah dikuasai oleh Salahudeen. Terjadi perundingan di kalangan pemuka Nasrani apakah mereka akan menyerang Salahudeen dan membebaskan istri Raymond. Raymond yang mengetahui watak Salahudeen menyangsikan kebenaran niatan Salahudeen untuk menyakiti istrinya. Dia memahami bahwa Salahudeen tidak akan menyakiti istrinya dan sengaja ingin diserang. Raymond paham strategi Salahudeen untuk menjebak tentara salib di gurun mengingat untuk menuju kastil Raymond tentara salib harus melewati gurun.

Raymond bersikukuh melarang penyerangan ke kastilnya. Namun beberapa pemuka Nasrani termasuk Reynald mempertanyakan ide Raymond yang dianggap melindungi Salahudeen dan membiarkan istrinya disakiti. Dia bahkan difitnah telah menjadi muslim dan berusaha mengkhianati Nasrani dari dalam. Reynald yang haus darah akhirnya memenangkan perundingan itu dan meyakinkan Raja Guy of Lusignan untuk menyerang Salahudeen.

Perang Hattin (1187 M) adalah perang besar yang akhirnya terjadi menyusul insiden penguasaan kastil Raymond oleh Salahudeen. Tentara salib terjebak strategi Salahudeen dan akhirnya berperang di gurun pasir yang panas. Kondisi yang sangat melelahkan tentara salib ini menguntungkan tentara Salahudeen. Tepatnya 4 Juli 1187 Reynald of Chatillon dan Guy of Lusignan berhasil ditawan Salahudeen.

Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa Reynald dan Guy dibawa ke tenda Salahudeen. Salahudeen menawarkan minuman untuk Guy yang sangat haus. Guy kemudian memberikan gelasnya kepada Reynald. Reynald tanpa ijin Salahudeen ternyata meminum air itu. Salahudeen merasa bahwa Reynald telah bertindak tidak pada tempatnya. Dengan secepat kilat Salahudeen menebas leher Reynald dan selanjutnya memenggal kepala Reynald. Salahudeen berkata kepada Guy of Lusignan bahwa dia tidak akan membunuh Guy karena sesama raja tidak boleh saling membunuh. Namun dia membunuh Reynald yang telah banyak melakukan kejahatan baik pembunuhan, pembajakan maupun pengingkaran perjanjian. Salahudeen juga telah memenuhi janjinya sendiri untuk membunuh Reynald yang telah menghina Nabi Muhammad SAW. Guy sendiri akhirnya dibebaskan oleh Salahudeen.

Selanjutnya Salahudeen bergerak menuju Jerusalem. Tentaranya mengepung Jerusalem yang saat itu dipimpin oleh Balian of Ibelin. Balian menyadari bahwa perlawanan tentaranya tak akan mampu melawan tentara Salahudeen. Hingga saat diambang kekalahannya Balian menawarkan perundingan dengan Salahudeen. Balian mengancam bahwa dia akan membakar seluruh kota Jerusalem termasuk 5000 tentara muslim yang ditawan di Jerusalem. Salahudeen dengan bijaksana mencegah Balian membumihanguskan Jerusalem, bahkan dia menawarkan perlindungan ke semua umat Nasrani di Jerusalem. Wanita, anak2, tentara, pemuka2 Nasrani, bahkan istri Balian akan dijamin keselamatannya sampai mereka kembali ke tanah asal mereka. Balian terkejut "Tetapi umat Nasrani membunuh semua Muslim saat mereka menduduki kota ini". Salahudeen berkata "Aku bukan orang2 itu, Aku Salahudeen...Salahudeen" *1

Dalam pembebasan kota Jerusalem, Salahudeen hanya meminta bayaran 10 dirham sebagai tebusan satu jiwa laki2 Nasrani, 5 dirham untuk satu jiwa perempuan Nasrani dan 2 dirham untuk jiwa anak2 Nasrani. Sedangkan untuk janda dan anak yatim? mereka tidak wajib membayar tebusan, bahkan mereka disantuni oleh Salahudeen. Dome of Rock dan Masjidil Aqsa yang tadinya dipasangi salib, dibersihkan kembali oleh Salahudeen.

Setelah 88 tahun masa perang salib I dan II, Salahudeen berhasil membawa Islam memenangkan perang salib II.

9. Hikmah apa yang bisa kita ambil dari kisah perang salib II ini?

Di akhir acara Islamic Legacy ini, sang presenter menekankan :

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri (Ar Ra'd ; 11)

Dalam pemahaman saya, menjadi Islam tak semata-mata akan menjadikan kita terpuji dan tertinggikan di atas kaum non muslim selama kita tidak meninggikan diri kita sendiri. Keadaan kita yang kurang dibanding kaum non muslim tak serta merta akan dibalik oleh Allah hanya karena kita bersyahadat. Ridwan, Duqaq dan Kirij Arslan adalah contoh muslim yang tidak meninggikan diri mereka sendiri lantaran kesenangan mereka mendahulukan dunia dibanding akhirat. Ridwan bahkan mengkhianati agamanya sendiri dengan membiarkan salib2 ditempatkan di masjid2. Duqaq menyumbangkan hartanya untuk penindasan kaumnya sendiri. Sebuah contoh muslim pengecut yang mendahulukan duniawinya.

Sementara Nurudeen Zengi dan Salahudeen Al Ayubi menunjukkan usaha kerasnya dalam memperjuangkan agama Allah dan menjaga sunnah Rosulnya disertai usaha nyata dalam mengubah keadaan. Kedua pemimpin ini memimpin dengan kelembutan dan keikhlasan hati yang dibarengi dengan ketegasan dan disiplin dalam menjaga agamanya. Salahudeen meneladani Umar bin Khattab yang tidak membantai semua umat Nasrani saat menduduki Jerusalem. Terlihat jelas bagaimana Allah akan menjaga umatnya yang berpegang teguh pada agama Allah dan mencintai RosulNya.

Selain itu saya pribadi memahami bahwa agama memang sangat mudah dijadikan propaganda perpecahan. Agama adalah suatu hal yang mencakup aspek2 irrasional yang kadang bisa membuat orang berlaku irrasional juga. Di sinilah bahayanya agama saat ditunggangi oleh kepentingan2 duniawi sebab terkadang orang tidak akan berpikir dua kali dalam membela agamanya. Sangat penting kita memahami agama sehingga tidak dengan mudah terbawa propaganda salah.

Raymond of Tiberians adalah salah satu contoh manusia yang menyadari kesalahannya menyerang muslim hanya karena alasan irrasional yang dihembuskan pendeta2 sebelumnya. Dia dengan sendirinya akhirnya menyadari bahwa tidak ada alasan kuat untuk menyerang muslim. Walaupun dia seorang Nasrani, dia mempunyai kelembutan hati untuk tidak melakukan kejahatan perang. Sementara Reynald yang dipenuhi keserakahan, kejahatan dan kebengisan menjadi contoh hilangnya fitrah seorang manusia karena dorongan hawa nafsu terlepas dari apapun agamanya.

10. Apakah perang salib masih ada sampai saat ini?

Sejarah perang salib sendiri sebenarnya banyak mengandung kontroversi tergantung dari kacamata yang dipakai untuk melihatnya. Pihak Muslim tentu banyak mengunggulkan Islam, sedangkan pihak Nasrani akan mengunggulkan Nasrani. Jadi cukup sulit melihat keobyektifan sejarah perang salib.

Menurut saya, selama fitrah manusia yang mengajarkan kebaikan (terlepas dari apapun agamanya) dikhianati oleh hawa nafsu manusia, maka perang salib akan terus ada. Wallahu'alam bisshawab.

Sekian dongengnya...semoga bermanfaat untuk kita semua...Salam dongeng dari Melbie untuk teman2 semua. Terutama Omar...asyik euy ikutan Islamic Legacy. Tahun depan udah pulang :( gak bisa ikutan lagi. Janjinya mereka bikin dongeng Perang Salib III. Hmm...semoga ada yang berbaik hati gantian ndongeng :D.


Melbourne, 28 September 2009
Salam

*1. Adegan penguasaan Jerusalem oleh Salahudeen bisa teman2 lihat di film KINGDOM OF HEAVEN, terutama scene ini http://www.youtube.com/watch?v=XxxUbrzVBt0&feature=related.

*2. Dampak perang salib II ini
- untuk muslim = peradaban muslim mengalami kemunduran 100 tahun
- untuk Nasrani = umat Nasrani banyak belajar dari peradaban Muslim yang menjadi awal Reinassance di Eropa.

Ghassan Massoud, pemeran Salahudeen Yusuf Al Ayubi di film Kingdom of Heaven. Dia menyatakan kepuasannya bisa mengganggu kaum Muslim maupun Nasrani yang fanatik berlebihan melalui karaktenya di film ini. Btw, jadi ingat Abah saya, sama brewoknya euy :p. Photo taken from http://www.usatoday.com/life/movies/news/2005-05-11-kingdom-massoud_x.htm
Ghassan Massoud, pemeran Salahudeen Yusuf Al Ayubi di film Kingdom of Heaven. Dia menyatakan kepuasannya bisa mengganggu kaum Muslim maupun Nasrani yang fanatik berlebihan melalui karaktenya di film ini. Btw, jadi ingat Abah saya, sama brewoknya euy :p. Photo taken from http://www.usatoday.com/life/movies/news/2005-05-11-kingdom-massoud_x.htm

0 comments :

Post a Comment